Travelling Murah ke Negeri Singa Muntah, Bagaimana Caranya?

1
TRIK BAGI NEWBIE AGAR TIDAK DIDEPORTASI DI IMIGRASI!
Travelling tentunya kegiatan yang sangat menyenangkan. Tapi, acara travelling yang sudah diimpikan bakal menyenangkan itu bisa berubah jadi kisah pilu yang menyedihkan jika kita sampai negara tujuan justru hanya sampai imigrasi bandara lalu dipulangkan. Istilah kerennya dideportasi, dikembalikan lagi ke negara asal. ebo_sporeAda banyak alasan kenapa seseorang bisa dideportasi. Tapi, secara mendasar alasannya adalah karena yang bersangkutan tidak layak untuk masuk ke negara tersebut, tentu dengan pertimbangan spesifik tertentu. Untuk itu, persiapan yang matang harus dilakukan supaya saat travelling kita bisa mulus-mulus saja lewat imigrasi dan masuk dengan mudah ke negara yang kita tuju. Nah, apa saja trik dan tipsnya? Berikut ini catatan saya tentang kejadian-kejadian deportasi yang sering terjadi saat kita masuk ke negara tetangga terdekat kita, Singapore. Harapannya, setelah membaca tulisan ini. teman-teman yang berjalan-jalan ria ke Singapore atau negara lain manapun, sudah bisa mempersiapkan langkah-langkah strategis agar bisa melenggang tanpa hambatan masuk ke negara yang hendak dikunjungi. Ini adalah pengalaman saya waktu masuk ke Singapore lewat dari Johor Bahru Malaysia. Ada dua alasan kenapa saya tidak langsung cari tiket yang langsung terbang ke Bandara Cangi Singapore. Pertama, saat itu sedang ada tiket promo Rp 400.000 PP bersamaan dengan pembukaan rute AirAsia Yogya-Johor Bahru. Karena saking murahnya ya langsung samber saja tanpa mikir panjang. Kedua, imigrasi Singapore yang berbatasan dengan Johor yang disebut Woodland memang selama ini dikenal angker. Sudah banyak traveller yang harus balik kucing karena dideportasi saat melewati imigrasi Woodlands ini. Saya ingin mencoba keangkerannya. Alhamdulillah, lancar-lancar saja, meski di depan saya, saya melihat banyak orang India (ada 9 orang) yang digiring masuk ke ruang intrograsi imigrasi. Semoga aja mereka diloloskan. Apa yang harus kita lakukan jika masuk ke imigrasi Singapore lewat imigrasi Malaysia di Johor Bahru? Berikut catatan saya: 1. Begitu turun pesawat dan keluar dari imigrasi Bandara SENAI Johor Bahru, langsung saja menuju ke counter bus Causewaylink yang ada di lobby bandara (terminal kedatangan). Tunjukkan tiket dan pasport, maka petugas akan memberi tiket naik bus FREE dari bandara menuju terminal JB CENTRAL Johor Bahru yang ada di tengah kota, hanya 200 meter dari imigrasi. Ingat, JB Central ya, BUKAN terminal LARKIN lho (yang jauh di pinggir kota itu). Nah, tiket FREE BUS itu berlaku PP, jadi nanti bisa lagi dipakai naik bis yang sama saat mau balik ke tanah air. Naik lagi dari JB CENTRAL turun di pos bisnya di Bandara Senai. Jadi, pasti akan ngirit biaya transportasi karena kalau nggak mampir ke konter causewaylink, kita akan ngikut sama orang-orang yang naik bis umum dengan membeli tiket harga normal. 2. Sebaiknya tidak langsung masuk ke Singapore. Lebih baik, menginap saja di Johor Bahru dulu semalam. Nikmati suasana kota ini. Kenapa? Karena pasti akan ngirit biaya akomodasi juga. menginap di Johor lebih murah karena tarif hotel di Johor tentu juga JAUH lebih murah dibandingkan di Singapore. Dari JB CENTRAL tempat bis menurunkan penumpang, kita tinggal nyeberang jalan dan menuju kawasan Chinatown-nya Johor Bahru yang berjarak sekitar 200 meter. Jadi jalan kaki saja. Di Jalan Meldrum ada banyak hotel backpacker murah meriah. Tinggal pilih karena ada puluhan hotel di situ. Tapi, berdasarkan penuturan petugas hotelnya, pesan via agoda akan sedikit lebih murah sekitar 10 persen katimbang langsung go show. 3. Dari sekian hotel yang ada saya pilih hotel HANYA SATU di jalan Meldrum no 29 di tengah-tengahnya kawasan pecinan. kenapa? pertama, hotel ini bersih, rapi, dan luas kamarnya. Kedua, wifinya kuenceng banget selama 24 jam. Ketiga, persis di depan hotel ada dua kedai yang buka 24 jam juga dan jualannya NASI KUCING yg harganya 2, RM sekitar sepuluh ribuan rupiah. Jadi, bagi yang koceknya cekak pun bisa makan dengan kenyang karena porsi nasi kucing di Johor itu superjumbo, tiga kali porsi di Jogja. Jam berarapapun saat perut terasa lapar kita bisa makan. Mungkin karena tempatnya hanya 200 meter dari kantor imigrasi, jadi kedai ini ramai terus tanpa henti. Bandingkan dengan sekali makan di Singapore yang sekitar 5 Dollar Sing (sekitar Rp 45.000). Jauh lebih hemat kan? 4. Sudah terkenal di kalangan backpacer, bahwa masuk Singapore lewat imigrasi Johor Bahru dan perbatasan Woodlands Singapore jauh lebih bikin degdegan. Banyak yang bilang inilah Imigrasi ANGKER, dibandingkan lewat Changi yang lebih ramah. Fakta, banyak yang langsung dideportasi, banyak pula yang harus masuk dahulu ruang intrograsi selma berjam-jam sebelum akhirnya dilepas dan dipersilakan masuk ke negeri Singapore. Karena itu, agar tidak kena deportasi atau agar jika apes-apesnya digiring masuk ke ruang intrograsi tetep bisa lolos dengan mulus ebo_spore_ppmelenggang ke negara Singa Muntah itu, ada baiknya siapkan 3 SENJATA PAMUNGKAS ini. (1) Print tiket BALIK ke Indonesia (2) Uang CASH dalam bentuk dollar Singapore sedikitnya 100 dollar sing, selain tentu saja bawa ATM dan kalau ada CC. ATM kita bisa dipakai untuk tarik tunai di ATM setempat (asal ada logi Visa, Mastercard, Cirrus) (3) Print Hostel tempat menginap di Singapore meskipun itu hanya untuk hari pertama saja atau bookingan hotel “boong-boongan” lewat agoda atau lainnya. Tujuannya kalau nanti ditanya mau menginap dimana, kita bisa jawab dengan jelas dan bisa tunjukin print bookingan hostelnya. Artinya, kita tidak menggelandang. Kalau tidak bisa menunjukkan bukti bookingan hotel tempat menginap, itu sudah bisa menjadi alasan kuat imigrasi untuk mendeportasi. Nah, soal nanti kalau sudah masuk ke singapore mau pindah ke hotel lainnya yg lebih ke tengah kota, silakan saja, tidak masalah. Yang penting sudah LOLOS dulu sampe minimal di Bugis Street (tempat pemberhentian bis terakhir). Pengalaman menunjukkan, jika tidak bisa menunjukkan salah satu dari tiga pertanyaan itu, anda akan langsung disuruh balik kucing, deportasi tanpa ampun… eman-eman kan? Gagal mendapatkan cap imigrasi singapore. 4. Kenapa menginap dulu di Johor Bahru? salah satu alasannya karena jarak antara Johor Bahru ke Kampung Bugis Singapore hanya 35 menit naik bus dari JB Central. Lagipula, kalau meluncurnya SIANG HARI pemeriksaan di imigrasi Woodlands cenderung lebih dipermudah karena jumlah orang yang melintas antreannya sangat banyak sehingga petugas imigrasi langsung main dak dok dak dok saja untuk menghindari antrean yang panjang. Beda kalau malam hari, yang melintas lebih sedikit, kalau kebetulan PASPOR kita masih kosong dari CAP, hampir pasti 90% akan digiring masuk ke Ruang Intrograsi dan ditanyai macam macam selama satu jam lebih, disuruh mengeluarkan semua isi tas, isi dompet, dicocokkan nama yg ada di paspor dengan nama yg tertera di KTP, SIMreceived_865342606811206, Kartu Kredit dan kartu kartu lain yang ada di dompet. Kalau ada satu nama saja yg beda, akan ditanya lagi itu siapa, punya hubungan apa, dan seterUsnya, pokoknya pertanyaan-pertanyaan yg aneh aneh dan nggak perlulah… Karena malam hari para petugas itu juga perlu kerjaan untuk menahan kantuk, jadi korbannya adalah para newbie yang baru belajar travelling. Kalau mentalnya nggak siap, bisa shock dan menjadi sebuah memori buruk bahwa travelling itu ternyata sangat mengerikan dan bikin traumatik. Padahal, kalau tenang saja, dan menyiapkan hal-hal di atas sejak dini, pasti akan diLOLOSkan. Jadi, mumpung tiket AirAsia dari JOGJA ke JOHOR masih murah, pergilah ke Singapore dari Johor saja. Kelebihan lainnya kalau lewat imigrasi Johor adalah sekali jalan kita akan langsung dapat 8 Cap imigrasi: 2 cap imigrasi Indonesia, 2 cap imigrasi Singapore, dan 4 cap imigrasi Johor Malaysia bolak balik. Tuh, sekali jalan 8 cap imigrasi terlampaui, keren bukan? Nah, selamat ber-BACKPACKER-ria. Jangan pernah takut akan tantangan. Segalanya akan mudah kalau kita tahu tips dan triknya. Kalau saya sendiri, begitu ada tiket promo, langsung sikat. Yang penting punya tiket jalan-jalan dulu, soal tujuan jalan-jalannya ke mana, dipikir nanti sambil jalan.. Nikmati setiap perjalanan dengan full enjoy. Begitu! Salam Kanan, Salam RICH, Sukses buat semua! Johor Bahru, 30 September 2014
Facebook Comments
Share.

About Author

AMONG KURNIA EBO Provokator Bisnis Otak Kanan. Mentor Kaporit di Entrepreneur University. Founder Rich Entrepreneur Academy. Rektor Klathak University Yogyakarta. Pembicara Entrepreneur untuk TKI di berbagai negara (Hongkong, Macau, Jepang, Korea, Kuwait, Dubai, Jeddah, Malaysia, dan Australia). Mentor Bisnis untuk Program MPP di BRI, BNI, Astra, Jasa Raharja, & Semen Gresik). Mantan Wartawan Jawa Pos Group.

1 Comment

  1. Keren euy…mantaaap…serasa pernah ngalami dulu hehehe….klo mau cepat dari malaysia ke singapore dulu (tahun 2005) pakai tips 50 rm cukup klo sekarang nggak tahu gan hehehe….