EUROTRIP SPRING#8 SIAPA SAJA HENDAK TURUT, BOLEH IKUT

0

 

among Kurnia Ebo di eropa

Program Piknik Musim Semi ke Jerman, Belanda, Belgia, Paris Banyak sekali yang sebenarnya ingin bisa merasakan traveling keliking Eropa. Meski sudah sering ke mana-mana, ada yang masih punya rasa takut jika perginya sendirian. Mau ikut travel konvensional, merasa gak nyaman juga kalau tidak ketemu sesama peserta yang klik. Yang minat dan passionnya nggak sama.

Apalagi kalau travelnya bikin agenda terburu-buru yang penting destinasi sudah dikunjungi lalu secepatnya berpindah ke lokasi yang lain. Kesannya kemrungsung dan tidak bisa intens bergaul dengan peserta lainnya. Eurotrip adalah perjalanan dengan konsep traveling yang berbeda.

Mengutamakan kebebasan dan keintiman antarpeserta, benar-benar menikmati kota yang dikunjungi, seolah warga yang telah tinggal lama di tempat itu. Satu lagi dalam Eurotrip ini memberi value kepada peserta, yakni sharing atau mentoring bisnis sepanjang perjalanan.

Jadi, selain menikmati dan selfi-selfi di ikon negara yang dikunjungi juga dikondisikan untuk saling mendiskusikan ide-ide bisnis yang bisa dieksplor sepanjang perjalanan sepuluh hari itu. Juga diberi keleluasaan waktu untuk membuat branding produk, video personal branding, tanpa harus dikejar-kejar waktu. Memberi pengalaman hidup yang lebih banyak adalah misi lain dari program Eurotrip.

Among Kurnia Ebo

Peserta diajari cara menyiapkan berkas secara benar sejak awal, termasuk strategi menggoreng rekeningnya, agar tidak ada alasan visa ditolak. Memberi pengalaman menginap yang berbeda. Kadang di hotel (biasanya Ibis Group), apartemen yang bisa masak sendiri, atau guesthouse yang lebih bebas berinteraksi dengan penghuni dari banyak negara. Hingga diskusi trik-trik yang terapdate dalam marketing bisnis. Makanya, peserta Eurotrip kebanyakan adalah entrepreneurs. Meskipun, boleh diikuti siapa saja. Karyawan yang belajar dan kenal mentor-mentor bisnis.

Jadi, sebelum nanti risain dari kantor dan terjun ke dunia usaha sudah punya network yang bagus. Bisa juga buat pensiunan yang menikmati perjalanan dengan santai ala backpacker. Backpacker si sini maknanya santai dan menikmati ya, bukan soal fasilitasnya. Fasilitas akomodasi, transportasi, tetap standar biro travel. Hanya caranya, yang lebih bebas dan fleksibel. Eurotrip batch 8 ini masih melintasi rute yang sama dengan sebelumnya. Paris, Belgia, Belanda. Bedanya, kali ini destinasi akan berakhir di Berlin, Jerman. Selanjutnya peserta yang punya waktu libur terbatas, bisa langsung pulang. Bagi yang masih ingin extend juga diperbolehkan. Misalnya Lanjut ke Praha (Cheko) dan Wina (Austria).

Jadi, ada fleksibilitas juga bagi peserta. Dan seperti tujuh angkatan sebelumnya, jumlah peserta dibatasi sesuai kapasitas bus privat yang kita sewa, yang membawa kita dari satu negara ke negara lainnya. Karena trip ini targetnya bukan banyak-banyakan peserta, tapi banyak-banyakan memberi pengalaman, experience, kemandirian explore, dan membuka ruang sinergi antar pengusaha. Untuk mengikuti trip ini cukup simpel caranya.

Pembayarannya juga dipermudah dengan dicicil beberapa kali, supaya duit yang ada bisa digoreng dulu di rekening, sampai visa keluar. Bagi yang punya kartu kredit, dan punya miles banyak, boleh juga tiketnya beli sendiri dengan milesnya. Nanti kita ketemu langsung di hotel Paris atau Belanda.

Tanda keikutsertaan berupa DP 5 juta, ditransfer ke BCA yang ada di brosur. Selanjutnya Paspor difoto dan dikirim via email. Selanjutnya segala persyaratan visa, teknik menggoreng rekening, info syarat administratif lainnya akan sijelaskan dalam group khusus peserta Eurotrip. Pembayaran berikutnya bertahap sampai menjelang berangkat. Yang penting, niatnya kuat dulu. Amankan seatnya dari sekarang.

Kapan lagi kalau bukan sekarang keliling benua biru sambil mentoring bisnis? Pastikan umur paspor masih lama saat tanggal keberangkatan. Kata anakmuda, nikmati hidup jangan sampai kurang piknik. Banyak orangtua menyesal ketika tua, kenapa pada saat masih kuat meskipun uang belum banyak amat, tidak melanglangbuana melihat keindahan banyak negara? Sehingga mereka tak bisa bercerita apa-apa tenteng negeri-negeri lain kepada anak cucunya agar menjadi juga warga kelas dunia.

Aming Kurnia Ebo

Jadi, mumpung masih muda, masih kuat, masih punya mental baja, kenapa tidak piknik dari sekarang?*

 

Facebook Comments
Share.

About Author

AMONG KURNIA EBO Provokator Bisnis Otak Kanan. Mentor Kaporit di Entrepreneur University. Founder Rich Entrepreneur Academy. Rektor Klathak University Yogyakarta. Pembicara Entrepreneur untuk TKI di berbagai negara (Hongkong, Macau, Jepang, Korea, Kuwait, Dubai, Jeddah, Malaysia, dan Australia). Mentor Bisnis untuk Program MPP di BRI, BNI, Astra, Jasa Raharja, & Semen Gresik). Mantan Wartawan Jawa Pos Group.

Comments are closed.