DI EROPA: CASH, DEBIT, ATAU KARTU KREDIT?

0

Selama perjalanan di Eropa nanti sebaiknya kita bawa cash atau bawa kartu ATM atau bawa kartu kredit?

Kalau menurut saya bawa ketiga-tiganya. Bawa cash secukupnya (jangan sampai melebihi 100 juta), bawa juga Kartu ATM sebab kartu debit kita juga bisa dipakai untuk ambil duit di ATM seluruh Eropa (asal logonya sama dengan yang di ATM: cirrus, visa, mastercard dlll).

Kalau mau simpel bawa juga kartu kreditnya. Karena lebih praktis untuk pembayaran dan hampir di semu merchand nggak dikenakan cash atau mininal pembelian. Karena kartu kredit adalah mata uang paling fleksibel dan pasti diterima di seluruh dunia tanpa syarat.

Kalau bawa duit cash, EURO, secukupnya saja. Cukup untuk perjalanan di dalam kota selama dua pekan. Jangan sampai kasus isterinya Hotman Paris terjadi lagi. Bawa duit cash 300 juta. Begutu masuk imigrasi Paris langsung ditahan dan diintrograsi sampai enam jam karena dipertanyakan duit sebanyak itu buat apa. Karena batas maksimal bawa uang cash keluar negeri hanya 100 juta saja. Itu pun harus dilaporkan, deklar dulu di imigrasi.

Jadi, solusinya bawa Euro secukupnya. Selebihnya ambil dari ATM atau pakai kartu kredit. Ini jauh lebih save. Dan simple tentunya.

Bedanya Kartu Kredit dengan Kartu Debit apa?

Kalau pakai kartu debit tentu kita harus cari mesin ATM dulu. Baru tarik duitnya. Nah setiap tarikan di ATM akan kena biaya administrasi. Selain kena perbedaan kurs. Beda-beda masing-masing bank menarik biaya administrasinya. Ada yang 50.000,- sekali tarik, ada yang 100.000,- ada pula yang sampai 150.000,- sekali tarik. Tergantung kebijakan banknya.

Oleh karena itu ketika ambil uang tunai dari ATM jangan terlalu sedikit banget ambilnya. Mahal di ongkos. Dua kali tarik aja sudah 200.000 biayanya kan. Maka, Pastikan sekali tarik cukup untuk memenuhi kebutuhan duit kita.

Kalau kartu kredit gimana?
Hampir semua toko di Eropa punya mesin EDC. Di indonesia alfamart dan indomart sampai desa-desa aja sudah menyediakan mesin EDC, apalagi di Eropa kan? Bukan barang aneh. Toko souvenir di pinggir jalan aja pasti punya.

.

Tapi ada keuntungannya memang jika pakek gesek kartu kredit. Pertama, tidak kena biaya administrasi apapun. Juga tidak ada minimal belanja. Kedua, gesek kartu kredit di luar negeri adalah salah satu cara untuk menaikkan limit kartu kredit dalam tempo cepat. Bisa naik cepat hingga 100 juta. Lumayan kan buat nambah usaha modal usahakulakan barang? Atau untuk jaga jaga kalau cashflow usaha kita ketika lagi kosong.

Semua ada plus minusnya. Setiap perjalanan pasti mengajarkan sesuatu yang berbeda dan baru. Dan itu nantinya bisa diceritakan ke orang lain sebagai pengalaman berharga. Sebagai ilmu buat orang lain.

Facebook Comments
Share.

About Author

AMONG KURNIA EBO Provokator Bisnis Otak Kanan. Mentor Kaporit di Entrepreneur University. Founder Rich Entrepreneur Academy. Rektor Klathak University Yogyakarta. Pembicara Entrepreneur untuk TKI di berbagai negara (Hongkong, Macau, Jepang, Korea, Kuwait, Dubai, Jeddah, Malaysia, dan Australia). Mentor Bisnis untuk Program MPP di BRI, BNI, Astra, Jasa Raharja, & Semen Gresik). Mantan Wartawan Jawa Pos Group.

Comments are closed.