Cara Mudah Buka BISNIS dan Keliling DUNIA Hanya Modal KTP

1

JELANG SEMINAR & WORKSHOP DI JAKARTA & BEKASI
“Cara Mudah Buka BISNIS dan Keliling DUNIA Hanya Modal KTP

@J A K A R T A : 10-12 Oktober, Hp 0857 147 147 44
@B E K A S I : 17-18 Oktober Hp 97206060
@B E R A U : 24-26 Oktober HP 0813 4633 3334
@M E D A N : 29-30 Oktober HP 0878 6774 9696

Bagaimanakah cara memulai usaha jika tidak punya modal? Bagaimana triknya agar KTP bisa menjadi modal bisnis? Teknik apa yang harus dilakukan agar bisnis terus meledak omsetnya? Bagaimana caranya setiap tahun bisa membeli property tanpa keluar uang? Bagaimana pula cara gratis keliling dunia gratis tiap bulan? Bagaimana menjadikan kartu kredit sebaga mesin uang produktif? Apa yang harus dilakukan agar bisnis berkembang bercabang-cabang? Apa pula yang dimaksud blue ocean strategi?

Semua pertanyaan itu akan terjawab dalam seminar dan workshop Trik Bisnis, Strategi Cerdas Bebas Finansial. Seminar ini menghadirkan Prov. Among Kurnia Ebo, SS, SPD, Mcd, PhG, pengusaha agribisnis, kuliner, dan pendidikan dari Yogyakart, mantan wartawan Jawa Pos Group, Mentor Kaporit Entrepreneur University yang sudah memberikan pelatihan untuk TKI di Kuwait, Qatar, Dubai, Jepang, Malaysia, Singapura, Hongkong, Australia dan Macau.

Pembicara adalah pebisnis yang memulai usahanya benar-benar dari nol, tidak punya bakc ground keluarga pebisnis, tidak punya bakat bisnis. Namun, korban Gempa Bumi Yogya 2006 ini, ternyata dalam waktu singkat bisa sukses membangun bisnisnya di banyak sektor. “Saya baru memulai bisnis tahun 2007. Sebelumnya saya karyawan selama 8 tahun dengan penghasilan pas-pasan. Alhamdulillah, sejak pindah jadi entrepreneur, hidup berubah drastis. Bisnis berkembang setelah mendapat ilmunya dan bergabung dengan komunitas bisnis. Trik-trik ini yang akan saya bagi di workshop,” ujar Among Kurnia Ebo, founder PusdiklatPerMina.com, Presiden Direktur SuperKicau Group, dan owner 213 gerai franchise Serabi Kraton.

Dalam seminar ini pembicara akan membagikan semua tips dan triknya dengan gamblang. Diikupas tuntas bagaimana cara gampang dan trik_buka_usaha_modal_ktptanpa takut pindah kuadran kanan. Dari menjadi karyawan menjadi pengusaha. Semua triknya bisa langsung dipraktekkan, termasuk mencari modal ratusan juta hanya modal KTP saja

“Jadi, Ini bukan seminar mitovasi. Semua yang diajarkan adalah trik bisnis aplikatif. Pulang langsung bisa dipraktekkan Ini ilmu potong kompas agar cepat sukses, kaya, dan bebas finansial,” jelas Eca Kirana, penyelenggara acara. Seminar ini sangat cocok bagi mereka yang ingin secepatnya mengubah kehidupannya. Dari kuadran kiri ke kuadran kakan, dari penjara waktu menuju bebas finansial.

Seminar ini direkomendasikan untuk mereka yang sudah jenuh jadi karyawan, bahkan PNS yang karirnya mandek, ibu rumah tangga yang pengen berbisnis, mahasiswa yang IP-nya jongkok, pelaku UKM yang bisnisnya sulit berkembang atau nasabah perbankan yang ingin mendongkrak omset bisnisnya, mereka yang ingin cepat membereskan hutang-hutangnya yang bertumpuk. “Semua akan dibukakan solusinya. Ini yang kita sebut Trik dan bukan semata Motivasi,” tambahnya.

Hebatnya seminar ini akan disampaikan dengan cara kocak, full ngakak ala stand up commedy. Untuk dapat mengiikuti seminar ini, investasinya cukup ringan dibandingkan ilmu trik bisnis dan manfaat yang akan didapat. Tiket seminar dan workshop bisa didapatkan di toko buku Gramedia, atau hotline panitia yang online 27 jam!

Untuk pemilik Kartu Kredit Gold dan Platinum, bisa masuk seminar dengan membawa satu teman free, dengan menunjukkan Kartu Kredit dan tiketnya saat absensi peserta. (*ADV)

 

ebo_di_koran

Facebook Comments
Share.

About Author

AMONG KURNIA EBO Provokator Bisnis Otak Kanan. Mentor Kaporit di Entrepreneur University. Founder Rich Entrepreneur Academy. Rektor Klathak University Yogyakarta. Pembicara Entrepreneur untuk TKI di berbagai negara (Hongkong, Macau, Jepang, Korea, Kuwait, Dubai, Jeddah, Malaysia, dan Australia). Mentor Bisnis untuk Program MPP di BRI, BNI, Astra, Jasa Raharja, & Semen Gresik). Mantan Wartawan Jawa Pos Group.

1 Comment